Monday, June 22, 2020

Antara Kitab Suci dan Pancasila.

Saya tulis ini sekaitan peringatan hari Lahirnya Pancasila, 1 Juni.

Kita tahu di agama, ada kita kenal macam2 Kitab Suci. Ada Alkitab Bible, Qur'an, Vedda, Tripitaka, dll.

Sehubungan dengan peringatan Lahirnya Pancasila 1 Juni hari ini, ada sedikitnya 2 hal, insights, yang saya dapatkan dan sharingkan.

Pertama, bahwa silakan saja tiap warga Bangsa kita ini sesuai agamanya, gunakan Alkitab Bible, Qur'an berikut hadis, Vedda atau Tripitaka dst sebagai pedoman hidup beragama beriman berakhlak etika masing2

Namun, ini sebagai hal kedua, Pancasila harus tetap kita jaga konsisten sebagai nilai values mindset perekat.

Mari kita daya gunakan semua sila2nya, kita amalkan utamanya dalam _hubungan komplementari_, dalam artian saling melengkapi dengan hidup, kehidupan berkitab suci kita.

Sebab Pancasila dengan sila2nya yang solid simpel penuh makna itu, telah menjadi komplemen tepat.

Tak ada kontranya, kontradiksi dengan isi dan amanat Kitab Suci. Sangat layak pas sesuai relevan dipedomani diamalkan dihidupi dalam hidup bermasyarakat berbangsa-bernegara untuk konteks Indonesia, orang Indonesia

Sekaitan hal pertama dan kedua ini, mari yok kita sama2 pedomani keduanya dalam hubungan complementary_, saling isi mengisi, saling melengkapi domain hkehidupan kita.

Intinya, bahwa yang satu (Kitab Suci) silakan kita lakukan (amalkan); sedang yang lain yang kedua (Pancasila) jangan diabaikan.

Hal yang punya hubungan komplementer, tak perlu kita pertentangkan. Selamat memperingati hari Lahirnya Pancasila.

1 Juni 1945 - 1Juni 2020. Garuda Pancasila. Jayalah Nusantara Indonesia.

Merdeka!

1 Juni 2020.
Hans Midas Simanjuntak

No comments:

Post a Comment

Foto udara Pulau Alor NTT

Foto udara Pulau Alor NTT
Photo, 2007