Sunday, November 11, 2007

Pembentukan Jaringan sosial Entrepreneur Muda kristen (JEM-K) di beberapa kabupaten/kota.

Berita Pembentukan JEM-K di beberapa kabupaten/kota (TSM/AK-07).

Setelah berbulan-bulan digumuli sejumlah generasi muda kristen di beberapa kota, dan melalui penyelenggaraan semilok pelatihan-pelatihan terpadu "Membangun Jiwa Kemandirian Warga dan Semangat Entrepreneurship berdasarkan Perspektif Kristen" di berbagai kota di Jawa & Bali. Termasuk event baru-baru ini yang berlangsung di Kampus IPB Dramaga Bogor pada tanggal 9-11 Nopember 2007, yang terselenggara atas kerjasama beberapa pihak: lembaga pelayanan konsultan kristen MAXIMA Consulting, BPH PMK IPB Bogor, IMC Jakarta, Graha YES dan El Trinitas Ministry Indonesia, dengan mendapat dukungan dari International Labour Organization (ILO) dan mitra pendukung lainnya.

Maka pada tanggal 10 Nopember 2007 kemarin, telah dibentuk jaringan sosial para calon entrepreneur muda dan entrepreneur muda kristen, dengan nama "Jaringan Entrepreneur Muda Kristen" disingkat "JEM-K" (dibaca: "jim-kei").

Latar belakang pembentukan jaringan sosial entrepreneur muda kristen ini adalah hasrat kerinduan komunitas kaum muda dan mahasiswa kristen/kristiani untuk melakukan langkah breakthrough (terobosan) kongkrit guna meningkatkan value of life pribadi, komunitas dan society terutama generasi muda kristen beranjak dari "tahap survival", "tahap tumbuh-kembang" (dependence level) dan "ketidak-jelasan masa depan terkait tantangan pengangguran "kerah putih" termasuk pengangguran "kerah biru", beranjak naik ke level yang lebih tinggi yakni "tahap kemandirian" (self supporting, self employed, self reliance). Kemandirian yang seutuhnya: spiritual, mental, intelektual, sosial, politikal dan ekonomi.

Visi misi JEM-K adalah mempersiapkan calon-calon social entrepreneur dan entrepreneur muda serta mencetaknya sebanyak mungkin dari kalangan komunitas generasi muda kristen/kristiani sampai tingkat kabupaten/kota di tanah air, paling tidak sampai periode 2028 (20 tahun dari sekarang). Dengan demikian generasi muda sosial entrepreneur/ entrepreneur kristen tidak akan ingin lagi menjadi "beban" (burden) bagi keluarga, komunitas & dunia kristen dan bangsa, melainkan menjadi "berkat" (be blessings).

Tak lagi sekadar ingin jadi pegawai negeri yang sarat korupsi, birokrasi dan bribery. Tak lagi jadi karyawan yang banyak terkendali waktu, tenaga, moral nurani dan sistem upah kalangan korporatokrasi atau menjadi guru dosen pendidik yang masih memprihatinkan kondisinya; maupun menjadi klerus (pengerja penuh waktu, pendeta) gereja yang semakin cendrung "over-supply" dalam jumlah namun "less-demand" dalam mutu.

Pada tahap awal, JEM-K telah dibentuk cikal-bakal jaringannya di Bogor, Jakarta Utara, Yogya dan Bali. Selanjutnya akan diupayakan pembentukannya di Lampung, Jambi, Bengkulu, Jatim dan Makassar. Prime movernya adalah genmud, oleh genmud dan untuk kemandirian genmud (generasi muda). Mottonya: "Jiwa kemandirian, semangat entrepreneurship, pilar kemajuan generasi muda, kekristenan dan bangsa.

Demikian, berita singkat yang diperoleh terkait pembentukan JEM-K (AK-07).

"Jangan sampai orang lain meremehkan engkau sebab engkau masih muda. Jadilah teladan mereka: biarlah mereka mengikuti caramu mengajar dan caramu hidup. Jadilah pedoman bagi mereka dalam hal kasihmu, imanmu, dan pikiranmu yang bersih" (1 Timotius 4: 12, FAYH).

3 comments:

  1. saya ingin gabung dengan JEM-K yang ada di jakut kontak ke mana pak ?

    ReplyDelete
  2. untuk JEM-K yg ada di jakarta utara ,,
    alamaty dimana y ..
    mohon comfirmasinya ..
    081361185000

    ReplyDelete