Wednesday, August 29, 2007

Revitalisasi Gagasan Konsepsi "Connecting Group - Mission & Partnership" Era Sekarang dan Ke Depan di Tanah Air.

Pengantar.
Ini merupakan tindak lanjut revitalisasi pemikiran, 'follow up' ataupun kongkritisasi dari apa yang telah digagas khususnya rekan2 dari group milist DH, Pkts, dll a.l. dari Bro Andry, Dr Victor Silaen, Bro Walsinur Silalahi dan rekan2 lain yang tak sempat tersebutkan namanya. Ini sekaitan dengan postingan berjudul "Perlunya revitalisasi pemikiran Leimena, Simatupang dan tokoh2 lainnya smp sekarang + berfondasikan pembinaan spiritualitas, Injil", "Menjadi Terang bagi Indonesia", "Adakah panggilan/tanggung jawab sospol Kristen", "Peran Gereja" dll.

Melengkapi dari apa yang disampaikan tersebut, saya mengajukan revitalisasi gagasan konsepsi terkait "Connecting Group Mission & Partnership" kedalam 10 Focus Group,
yang dirasa telah menjadi kebutuhan sangat relevan bagi pribadi2, keluarga/gereja, komunitas, suku, masyarakat dan bangsa di negeri tercinta ini di era sekarang.

10 Tugas Kekristenan di Indonesia Masa Kini & Ke Depan, 10 Focus Group.

Pembagian ke-10 Focus Group dalam Connection Group ini saya dasarkan atas kajian "10 Tugas Kekristenan di Indonesia Masa Kini dan ke Depan" dari apa pernah dikaji beberapa tahun/dasawarsa belakangan di tanah air. Dari berbagai rujukan, group2 event yang sudah diselenggarakan dan referensi. Barangkali ini bisa relevan dengan kebutuhan pengembangan Jaringan2 yang ada: Jaringan LSM, pendidikan, gereja2 dan komunitas. Sebut saja seperti contoh: KAMG, Perkantas, HKBP, komunitas milist HKBP, KBD. Lalu KSSPM, TCF Pkts, Center-Center, Persekutuan alumni, PMK2, paguyuban Kristen lainnya seperti BAKTI NUSA, JKLPK, CMED Indonesia, dsb.

Sepuluh (10) Focus Group dalam "Connecting Group Mission & Partnership" ini, terkait atau terkonek dengan tugas2 Gereja & Kekristenan berikut di tanah air:

1. Tugas pengutusan dan kemitraan.
Focus Group I: MISSION & PARTNERSHIP.

Tugas ini membangun paradigma untuk berpikir ke luar, di samping ke dalam. Membantu akses penyaluran pendistribusian kader-kader SDM kristen yang siap diutus ke berbagai lapangan kesaksian dan kehidupan, untuk mewartakan kabar baik, baik melalui perkataan, tulisan, perbuatan, karya, hasil kajian, program terbaik, inspirasional, inovatif dan berdampak luas bagi keluarga, gereja, komunitas, masyarakat dan bangsa.

2. Tugas pelayanan (diakonia).
Focus Group II: DIAKONIA PELAYANAN POSTMODERN.

Tugas ini disebut juga 'tugas Rajani', 'tugas Kerajaan', tugas apostolik kerasulan pengutusan yang dilakukan oleh para diaken, seluruh anggota Jemaat orang Kristen terutus. Pelayanan rajani atau kerajaan ini, meliputi:

Bidang Sosial Politik (Sospol).
Tugas Diakonia era sekarang dan ke depan adalah intinya adalah menerangi, menjangkau menatalayani/kepemimpinan pelayanan berperan aktif transformatif di Bidang Sosial Politik (Sospol), Kebijakan Publik.

Bidang Dunia Usaha (Business).
Tugas Pelayanan menjangkau, menerangani mentransformasi Dunia Usaha (Bisnis), BUMN, swasta koperasi dan institusional lainnya berikut pemberdayaan aspek Sosial-Ekonomi.

Bidang Diakonia Lintas Jaman.

Meliputi:

a) Diakonia filantropik: diakonia tradisional: karitatif; pelayanan meja untuk menolong mereka yang papa, janda2 miskin, anak telantar.

Termasuk di dalamnya pelayanan2 kemanusiaan, crisis respons (emergency, disaster rescue) bagi para korban bencana baik yang disebabkan oleh alam maupun buatan manusia, korban narkoba, traficcing (perdagangan wanita dan anak), korban konflik horizontal, dll.

b) Diakonia sosial: membangun prasarana infrastruktur sekolah2, sarana kesehatan, MCK, perbaikan jalan, fasilitas umum, posyandu, panti asuhan, panti jompo, dll dll.

c) Diakonia modern: pemberdayaan sosial ekonomi warga jemaat masyarakat tidak mampu, kewirausahaan kecil, micro entrepreneur development program untuk yang kurang beruntung, pertanian organik, perkebunan warga, perikanan, aplikasi teknologi tepat guna, mikro hidro, sumber energi alternatif bagi warga kurang mampu, peternakan, pedagang kaki lima (asongan), pendauran ulang sampah, dll.

d) Diakonia era postmodern: pemberdayaan perempuan, pelayanan KDRT, HIV/aids, pendidikan (pelayanan guru2, anak putus sekolah, karyawan pendidikan), HAM, demokrasi, pelayanan dunia usaha/para pengusaha, Entrepreneur Devt Program (EDP), pelayanan Microfinance kristen, pengembangan usaha mikro kecil transformatif; pelayanan bagi pegawai negeri, pelayanan bumn, pelayanan bagi para politisi, pelayanan bidang hukum dan keadilan (justice), pelayanan bagi para militer dan polisi, pelestarian lingkungan (emisi karbon, cyanida, mercuri, dampak penghangatan global/global warming, amdal perusahaan, dll), pelayanan bagi kaum profesi lainnya (pelaut/seaman, lawyers, medis, pekerja seni, sutradara, wartawan/wati, expert perminyakan, pakar teknologi, agrobis, industriawan, dsb).

Bidang Pendanaan (Fund Raising), Divisi Usaha.
Tugas pelayanan diakonia atau tugas kerajaan ini juga adalah menyangkut Fund Raising, penggalangan dana dari sumber2 terpercaya, yang digalang melalui upaya2 yang bersih, halal dan bermoral. Mencakup juga berbagai divisi Usaha dan strategi2 untuk mengkreasi sumber pendanaan bagi terlaksananya segenap tugas2 dan focus group yang ada.

3. Tugas penginjilan, kesaksian dan informasi.
Focus Group III: PI KESAKSIAN, MEDIA & MULTIMEDIA.

Tugas ini dilakukan melalui komunikasi lisan (affirmative), melalui perbuatan, sikap perilaku sehari2 (gaya hidup), perbuatan, renungan2, karya nyata terbaik dan berdampak di lapangan, profesi yang inspirasional dan memberi dampak, metoda dan model2 pengembangan program yang nyata bermanfaat bagi diri sendiri dan orang banyak dan layak dicontoh, direplikasi, dimultiplikasi dll.

Tugas ini meliputi program2 seperti KKR, home-training evangelism, small-group evangelism, penginjilan pribadi, PI melalui gaya hidup, pola2 "EE", penerbitan buku-buku, literatur, story atau cerita2 kisah2 orang2 kristen biasa (christian ordinary people), cyberspace evangelism & testimonies yang inspirasional, VCD-DVD kaset khotbah, tele conference khotbah, sms mms Firman Tuhan, 3G evangelism ministry, model2 program berdampak bagi diri, komunal dan masyarakat banyak.

Peran sangat penting di sini adalah pemanfaatan Media, pers, koran, tabloid, radio, TV, sinetron, film2 cerita cinema, DVD, multi-media, perangkat telekomunikasi, teknologi informasi, infotainment, cafe tainment, role model/christian idols, dll guna penyebaran informasi yang meluas dari tingkat lokal, nasional, global.

4. Tugas profetik (menyuarakan 'suara' kenabian).
Focus Group IV: PENDIDIKAN, HAM, HUKUM & KEADILAN.

Tugas ini meliputi perlawanan terhadap ketidak-adilan, gerakan anti korupsi, anti pembalakan liar, trafficcing, penghancuran/pencemaran lingkungan, anti penindasan opresi, perjuangan terhadap hak asasi anak2, kaum marjinal, perempuan dan kemanusiaan. Gerakan anti abuse of power terhadap penguasa pengusaha 'hitam', berbagai tindak kecurangan, pemaksaan kekerasan/violenism, pelecehan seksual, dll.
Tugas2 ini sangat urgen dan penting, agar kekuasaan, penguasa, menjalankan kebijakan dan kekuasaannya secara proporsional, baik dan benar, tidak arogan, lalim dan semena-mena terhadap yang tertindas. Kemudian, mengupayakan solusi2 agar korban2 penindasan, ketidak adilan dapat memperoleh jalan keluar dan pemecahan masalah.

5. Tugas pencerahan (pusat kajian kristen & STT).
Focus Group V: PUSAT KAJIAN KRISTEN, PEND TINGGI & STT.

Tugas ini meliputi kerja riset, penelitian, kajian theologi, aras pemikiran, worldview, filsafat dan faham-faham, disiplin ilmu, knowledge management, teknologi, TI dan dampak TI/globalisasi, spiritualitas, pendidikan tinggi (higher education), kualitas pendidikan tinggi, sosial, ekonomi, budaya, peradaban, agama dan agama-agama, beliefs, kepercayaan, perda-perda, kebijakan publik (public policy), good governance, pengentasan kemiskinan, lingkungan lokal dan global, kajian ulang terhadap pokok2 Millenium Development Goals (MDGs).

Juga pentingnya hadir sekolah2 profesi, kualitas sekolah2 kejuruan kelas dunia, masalah ketenaga kerjaan, perencanaan SDM, desentralisasi, peran Otda, pilkada, dll. Disini pentingnya sentra-sentra kajian strategis, PT Univ2 Kristen dan umum, dan STT-STT dirangkul untuk bekerjasama bermitra. Demikian juga pembinaan2 'school', seminar2 diskusi berseri (class teaching seminars) topik2 theologi, filsafat, iptek, knowledge dan berbagai integrasi dan aspek praktisnya dalam kehidupan.

6. Tugas pengembangan (inovasi).
Focus Group VI: PENGEMBANGAN INOVASI.

Tugas Kristen ini meliputi pengembangan model2, methodologi, teknologi diberbagai bidang dan tugas2 di atas yang dikembangkan dari satu ide, gagasan menjadi satu invention dan selanjutnya dapat menjadi inovasi kabar baik, inovasi terbaik. Inovasi di berbagai bidang perlu dikonsolidasikan dalam kemitraan dan partnership relevan dengan kebutuhan di tanah air, seperti: solusi2 bagi kemacetan Jakarta dan kota besar, banjir Jakarta dan banjir bandang lainnya, Early Warning System bagi antisipasi bencana, sistem pilkada, sistem pembinaan terbaik bagi TKI/TKW, security system, alternatif energi (biodiesel, biogas, tenaga angin, tenaga surya, tenaga ombak laut samudera, dll), solusi2 atas kekurangan air bersih bagi daerah2 miskin air/kering kerontang, pemberlayanan suku2 tertinggal, sistem resetlement, sistem kelistrikan urban dan desa, dll. Semua inovasi ini diharapkan berguna memberi solusi2 berarti bagi segenap daerah termasuk daerah2 yang banyak orang kristennya masih tertinggal, terbelakang dan miskin di tanah air. Memampukan dalam anugerah Tuhan membawa manfaat dampak kebaikan, kebenaran, keseimbangan, kelestarian dan kesejahteraan utuh bagi pribadi, keluarga, komunitas, masyarakat dan bangsa. Disini pentingnya partnership dengan pusat iptek, techonology centers, dll.

Ini gagasan lebih lanjut saja, dari yang telah disampaikan oleh teman-teman. Semoga ada manfaatnya. Silakan bila teman2 ingin memberi komen atau pendapat.

7. Tugas peribadahan.
Focus Group VII: IBADAH/PERIBADAHAN, Worship.

Tugas ini meliputi pemberitaan Firman, layanan Sakramen (baptisan & perjamuan), peranan lagu2 pujian nyanyian sembah, koor, peran doa/doa syafaat, pengakuan iman, ekologi liturgi (liturgi yang mampu juga membawa kristen kepada kecintaan kepada lingkungan 'hidup'), saat teduh waktu perenungan sesaat, arti persembahan (korban, derma, kolekte, persembahan korban, persembahan khusus), berkat pengutusan - benediction, dst.

8. Tugas pemuridan.
Focus Group VIII: KADERISASI KRISTEN.

Inti dari tugas ini adalah melakukan kaderisasi SDM secara lebih sistemik, sistematis dan terencana, menghasilkan murid Kristus in doing, being and becoming, memiliki framework, karakter, wawasan, ketrampilan, kompetensi, dan attitudes sesuai dengan yang dikehendaki Tuhan, sesuai dengan kepribadian, talenta (talent-based) dan keunikan yang dimiliki masing2. Meliputi berbagai kategori: sekolah minggu, remaja, pemuda, dewasa muda, keluarga muda, pria, wanita, mahasiswa, alumni mahasiswa, karyawan, guru, pengusaha, birokrasi pegawai negeri, wartawan, unemployment, wong cilik, PKL/gelandangan/anak jalanan dari berbagai lintas lokasi, umur/usia/profesi dan bidang kehidupan sehari2.

9. Tugas persekutuan.
Focus Group IX: FELLOWSHIP & UNITY.

Tugas ini utamanya membangun unity dan kesanggupan memelihara/menciptakan kesatuan, kesehatian, jalinan persatuan, network, partnership) di antara semua murid Tuhan, baik ke dalam maupun ke luar dengan lingkungan eksternal.

Tugas unity, keharmonisan, pengayaan (enrichment) penting dilakukan mulai dari:
a. Tingkat keluarga.
b. Jemaat/gereja, berdasar kategori usia, profesi, lokasi dan kedekatan.
c. Komunitas, berdasar kategori usia, minat, talenta, profesi, lokasi dan latar belakang.
d. Masyarakat.
e. Bangsa.
f. Hubungan dengan Bangsa Lain, Bangsa2.

10. Tugas penggembalaan.
Focus Group X: PASTORSHIP & KONSELING.

Intinya adalah konseling. Membangun pola konseling yang terpadu dan holistik sesuai nilai2 Kristen. Meliputi aspek2 spiritual, psiko-spiritual: emosional, intelektual, moral, politikal, judicial, ideological, mindset/worldview, ekonomikal, fisikal jasmaniah, keluarga, profesi dan lingkungan.

Penutup.
Demikian tindak lanjut pemikiran, follow up gagasan lebih lanjut yang dapat saya sampaikan guna kongkretisasi konsepsi mengenai pentingnya 'kehadiran' "Connecting Group Mission & Partnership' di era sekarang dan ke depan di tanah air.

Semoga bermanfaat. Kiranya Injil Kerajaan Allah boleh didatangkan di bumi tercinta kita disini. Bagi Dialah segala Kemuliaan !!

Salam kasih,
Hans Midas Simanjuntak (HMS) (:

No comments:

Post a Comment