Tuesday, November 11, 2008

Start From Reality. Dan Bukan Diri Kita Sendiri Yang Mengucapkannya.

Start from the reality.
From reality to ideal statue.


Realita yg tak dpt kita tolak, sbgmn threads yl terkait, peran DPD dan DPR, masih relatif banyak yg harus dibenahi di bid/pentas politik & state.


Bukan hanya dlm hal posisi peran DPD dalam sistem ketata-negaraan, tapi juga peran fungsi dan moralitas DPR, bahkan juga di tubuh birokrasi pemerintahan kita. Sebagai mana peran Media, TV dan multi media, sikon DPD, DPR dan birokrasi.. ini semua sebenarnya mjd cermin faktual keadaan riel negara dan masyarakat jg di tingkat praksis, yang kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Dari sabang sampai merauke.


Sebab itulah ekspektasi kita bersama, baik sbg Indonesia maupun sbg kristen warga, mari kita hands-on dgn elemen bangsa lainnya, utk memberi kapasitas penguatan bersama, upaya pembenahan2 dan kritisi yg terukur, agar lembaga2 diatas makin tahun makin betul2 mjd institusi yg terhormat.


Kata "terhormat" bukan saja hanya dlm tataran ucapan atau sapaan diri sendiri, atau kalangan sendiri di lingkungan kelembagaan Terhormat disini, kita artikulasikan kembali, mengandung pengertian:

1. Tidak menjadi tempat/lahan komersialisasi.

2. Tidak menjadi "menara gading".

3. Tidak menjadi ketertutupan sbg sebuah budaya. (transparency lah yg seharusnya mjd kebudayaan baru NKRI ke depan).

4. Tidak menjadi "caucus" utk melakukan pembohongan publik, dan atau rekayasa licik atau "regulatory game" (permainan hukum/undang2/ peraturan) yg dilakukan hanya segilintir orang utk mengelabui/memperda yai kepentingan umum/banyak orang.

5. Last but not least, Tidak lagi menjadi sarang Korupsi/KKN dan suap-menyuap, yg berakhir di kursi pengadilan dan penjara.


Dari ke-5 artikulasi terhadap realita di atas, maka marilah kita di Aliteia turut memperjuangkan bersama ke arah ideal statue, sesuai harapan begitu banyak orang sekarang ini.


Kita ingin mjd bangsa yang terhormat. Masyarakat yang terhormat. Kristen terhormat. Dan bukan diri kita sendiri, bukan Indonesia sendiri, bukan orang kristen sendiri.., yang mengucapkannya.


Salam,
HMS :-)

No comments:

Post a Comment